cover Ilmu Komunikasi Ilmiah PopulerPembaca buku ini bisa jadi bertanya-tanya, mengapa buku ini ditulis? Bukankah masih banyak buku-buku pengantar Ilmu Komunikasi? Apa yang menjadi keunggulan buku ini? Sebelum Anda membuka bab-bab selanjutnya ada baiknya membaca pengantar penulis ini.

Apa yang akan saya kemukakan dalam pengatar ini bukan untuk membela diri, tetapi bisa dibuktikan dan dibandingkan dengan buku-buku pengantar yang lain. Memang, ada banyak buku-buku pengantar Ilmu Komunikasi. Uraian ini berdasar tanggapan pembaca atas buku-buku saya sebelumnya.

Berdasar tanggapan dari pembaca, selama ini buku-buku saya dibaca dengan antusias. Pertama, buku saya uraiannya mengalir, renyah, dan mudah dipahami. Buku ini pun tidak jauh berbeda. Saya menulis buku memang memakai bahasa tutur. Saat menulis buku ini, saya memosisikan di hadapan laptop ada mahasiswa yang sedang minta penjelasan materi Ilmu Komunikasi. Mahasiswa di depan saya itu, saya posisikan mahasiswa semester awal tingkat sarjana. Jadi saya menulisnya sesederhana dan sejelas mungkin agar pesannya mudah dipahami. Alasannya, kemampuan dan kebiasaan mahasiswa semester awal itu peralihan dari sekolah ke kuliah, maka bahasa yang saya pilih pun sangat sederhana. Sukses tidaknya pesan bisa dipahami adalah kemampuan   komunikator memahami siapa komunikannya. Salah dalam memahami komunikan (penerima pesan) mengakibatkan pesan itu tidak tersampaikan dengan baik, apalagi bisa dipahami. Tak terkecuali apa yang saya tulis dalam buku ini.

Judul: Ilmu Komunikasi Ilmiah Populer

Penulis: Nurudin

Penerbit: Raja Grafindo Persada

Tahun: 2016

Jumlah hal: 268