Geplak Bantul

GEPLAK SUPER; Enak, Lezat, dan Higienis

geplakJulukan kota geplak bagi Kabupaten Bantul, telah memberi inspirasi bagi Bowo Pranggono untuk   membuat GEPLAK yang lain dari pada yang lain. Bapak 3 putra ini sangat memperhatikan aspek-aspek pembuatan makanan olahan, termasuk apa dan seberapa zat yang terkandung dalam makanan yang menjadi kebanggan warga Bantul ini. Usaha pembuatan geplaknya beralamat di Dusun Bergan Wijirejo Pandak Bantul.

Menurut pria 59 tahun ini, bahwa usaha yang dirintis tahun 1986 ini memang basisnya adalah pembuatan geplak. Pernah mmembuat peyek kacang, tetapi produk yang satu ini kurang lancar bila dibanding geplaknya. Akhirnya sampai sekarang dia sangat intens membuat makanan dari bahan baku kelapa muda itu. Pada awalnya dia menitipkan produknya itu ke berbagai kios / toko di Bantul, Yogyakarta dan sekitarnya. Ternyata banyak yang merasa pas, enak dan cocok, manis tetapi tidak manis sekali. Harganya ada yang Rp 9.000, Rp 11.000 dan Rp 13.000 per kilo gram, tergantung kelas dan proses pembuatannya. Dari itu pula permintaan menjadi bertambah. Diakuinya bahwa sebelum terjadi krismon, bahan baku kelapa muda dalam sehari rata- rata bisa habis 3 kwintal.

Bahan baku pembuat geplak yaitu kelapa muda, gula merah/putih dan aroma rasa. Proses pembuatannya adalah : setelah kelapa diraut, kemudian direndam di air kelapa sampai minyaknya hilang. Selanjutnya dicuci sampai bersih, lalu diparut. Setelah itu dimasukkan dalam panci berisi gula yang masih dimasak, lalu diberi perasa sesuai dengan keinginan. Memasaknya sampai masak betul sehingga geplaknya bisa tahan lebih lama.Perasa di sini sifatnya alami, bukan kimiawi. Artinya dari sari buah asli seperti durian, stroberi, jeruk, jahe, kacang dan lain-lain. Pewarnanya selalu menggunakan yang ada labelnya depkes.

Geplak Super sejak tahun 1994 telah terdaftar di Departemen Perindustrian dengan nomor : 189/B/STPIK/V/1994. Karena Geplak Super juga sangat memperhatikan aspek higienis, sudah terdaftar juga di Dinas Kesehatan, dengan nomor : 071/12.02/1994. Tidak itu saja Laboratorium Kimia PAU Pangan dan Gizi UGM pun juga memeriksa : bahwa di setiap 100 gr geplak mengandung : karbohidrat 74 gr, lemak 14 gr, air 10 gr, protein 10 gr, dan kalori 2 gr. Sekarang Geplak Super Pak Bowo sudah banyak dijual di supermarket, mall, toko oleh-oleh dengan kemasan kardus dan berlabel “Geplak Super”. Banyak pejabat di Yogyakarta dan sekitarnya yang telah mengkonsumsinya. Bahkan waktu Gedung Graha Sabha Pramana UGM diresmikan, Geplak Super menjadi salah satu sajian makanannya. Hadir dalam acara tersebut Presiden Soeharto (waktu itu), menteri – menteri terkait, gubernur DIY, bupati Sleman, rektor, dosen dan para pejabat penting lainnya.